• Minggu, 2 Oktober 2022

Kembali Terjadi, Kasus Pelecehan dengan Berkedok Tokoh Agama di Bandung

- Rabu, 17 Agustus 2022 | 18:27 WIB
Kasus pencabulan santriwati kembali terjadi di Bandung (Foto: Pixabay)
Kasus pencabulan santriwati kembali terjadi di Bandung (Foto: Pixabay)

SINERGI JAKARTA - Kembali terjadi, kasus pelecehan seksual dengan kedok pelaku sebagai tokoh agama yang memanfaatkan posisinya untuk mengambil keuntungan.

Pelaku yang memiliki inisial NR ini merupakan pimpinan dari pondok pesantren yang terletak di kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

NR sudah memiliki korban sedikitnya 20 santriwati di bawah umur. Mereka menjadi objek pencabulan yang dilakukan oleh NR.

Baca Juga: Aurel Hermansyah Sekolahkan Ameena ke Luar Negeri, Berikut Alasannya

Kebusukan yang dilakukan oleh NR akhirnya terungkap ketika ada salah satu korban yang berani menyuarakan dan melaporkannya kepada kepolisian.

Pada hari Senin, 15 Agustus lalu, kuasa hukum korban, Deki Rosdia menyatakan "pelaku memang pimpinan ponpes, dan merupakan anak dari seorang kiai yang memiliki pesantren di Kopo, Cirangrang."

Deki Rosdia menambahkan korban dicabuli pelaku mulai dari umur 14 tahun. Santriwati yang menjadi korban ini masuk ke pondok pesantren pada saat baru lulus sekolah dasar.

Baca Juga: Kementerian Perhubungan Menunda Pemberlakuan Tarif Ojol, Berikut Penjelasannya

Yang menjadi alasan korban takut untuk menyuarakan kejahatan yang dilakukan kepadanya karena dia takut dan segan kepada pelaku, mengingat posisinya sebagai ketua ponpes.

Keterangan dari Deki yang lain adalah perbuatan cabul pelaku kurang lebih sudah berlangsung selama 4 tahun.

Halaman:

Editor: Yoyok Eko

Sumber: Instagram @fakta.indo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

VIRAL! Ancaman Baru dari Hacker Bjorka untuk Indonesia

Kamis, 22 September 2022 | 11:47 WIB
X