Irjen Ferdy Sambo Resmi Tersangka, HMI Badko Jatim Dukung Penuh Langkah Kapolri, Minta Usut Tuntas

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 21:43 WIB
Yusfan Firdaus (Foto : Dok Sinergi Jakarta)
Yusfan Firdaus (Foto : Dok Sinergi Jakarta)

Kapolri Jenderal Listiyo Sigit Prabowo telah mengumumkan pada Konferensi Pers yang dilakukan pada Selasa 09 Agustus 2022, bahwa Irjen Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka kasus penembakan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Ferdy Sambo dikenakan Pasal 340 subsidair Pasal 338 juncto Pasal 55 juncto Pasal 56 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman maksimal hukuman mati.

"Penyidik menerapkan Pasal 340 jo Pasal 338 juncto Pasal 55 juncto 56 KUHP dengan ancaman maksimal hukuman mati, penjara seumur hidup, atau penjara selama-lamanya 20 tahun," kata Kabareskrim Komjen Agus Andrianto dalam keterangan resmi Mabes Polri. Selasa, (09/8/2022).

Baca Juga: Jokowi Kembali Angkat Suara Mengenai Kasus Penembakan Brigadir J

Selain hukuman pidana, Polri juga menetapkan penempatan khusus bagi Sambo.

Ia juga telah dipindahkan dari jabatan sebagai Kepala Divisi Propam Polri.

Menanggapi itu, melalui Sekretaris Umum Badko HMI Jawa Timur, Yusfan Firdaus mendukung langkah Polri secara penuh untuk berkomitmen segera menyelesaikan dan memberikan hukuman sesuai peraturan yang ada serta menolak segala bentuk pengajuan Pra-Peradilan yang akan dilakukan oleh Irjen Ferdy Sambo.

"Alhamdulillah, melalui proses yang lumayan panjang, akhirnya kasus pembunuhan Brigadir J segera menemui titik terang.

Pemberian hormat kepada Kapolri dan Jajarannya yang telah berkomitmen mengusut tuntas kasus tersebut," kata dia dalam keterangan tertulisnya kepada media ini. Selasa, (09/08/2022).

Baca Juga: Kapolri Akan Umumkan Tersangka Baru Sore Ini Tentang Kasus Brigadir J

Halaman:

Editor: Yoyok Eko

Tags

Terkini

X